Selasa, 26 Januari 2016

Tips Melahirkan Tanpa Rasa Sakit dengan Metode Relaksasi Hypnobirthing






Perjalanan kehamilan selama 9 bulan sungguh menguras banyak pikiran, tenaga dan materi. Sebuah perjuangan yang tidak mudah untuk melewati hari-hari kehamilan tersebut. Kini setelah 9 bulan, saatnya untuk melahirkan, rasa lelah dan penantian lama sebentar lagi segera berakhir. Banyak ibu yang tidak sabar ingin segera melahirkan dan menimang bayi mereka. Namun, sebagian ibu merasa sangat khawatir dan takut saat membayangkan betapa sakitnya melahirkan anak. Ketakutan itu kadang datang dari diri sendiri maupun cerita menyeramkan dari orang lain. Ketakutan yang sering muncul pada ibu-ibu menjelang persalinan seperti Takut tak mampu bertahan dan meninggal,Takut Nyeri, Takut disalahkan dan hal lainnya.


Takut tak mampu bertahan dan meninggal

Jika Anda ketakutan menjelang persalinan, pikirkanlah hal berikut, Pertama, tubuh wanita dibuat sempurna oleh Tuhan untuk melahirkan. Kedua, ketika terjadi komplikasi, dokter dapat menggunakan alat-alat medis modern untuk mencegahnya.

Takut Nyeri

Secara alami, nyeri adalah bagian tak terpisahkan dari pengalaman saat melahirkan.Setiap orang merasakan dan merespon nyeri secara berbeda, sehingga mustahil untuk memperkirakan nyeri yang nantinya akan Anda alami. Semuanya tergantung pada seberapa cepat kemajuan persalinan Anda, respon Anda terhadap nyeri, dan kemampuan anda menahan nyeri. Jika Anda tidak ingin merasakan nyeri saat melahirkan, bicarakanlah dengan dokter. Setelah berkomunikasi dengan dokter mengenai keuntungan dan kerugiannya, maka pemberian obat-obatan untuk mengurangi rasa nyeri dapat dipertimbangkan. Penting diingat bahwa nyeri yang terjadi akibat kontraksi rahim saat melahirkan adalah suatu proses alamiah. Percayalah bahwa tubuh Anda mampu menahan rasa nyeri itu.

Takut disalahkan

Ketika melahirkan Anda akan melakukan sesuatu yang luar biasa. Tidak ada yang akan menyalahkan apa yang Anda lakukan, apalagi berkaitan dengan fungsi tubuh. Misalnya kalau Anda muntah, bab, berteriak atau panik, maka dokter maupun perawat tidak akan memarahi Anda dan tetap akan menolong Anda.


Percaya diri

Persalinan pertama memang menakutkan. Namun, Anda harus melewati proses itu. Jadi sebaiknya sebelum saatnya tiba, persiapkan diri untuk menghadapi proses tersebut. Anda bisa mencari informasi di buku atau internet tentang persiapan persalinan yang pertama ini.

Kemukakan rasa takut pada orang lain

Terkadang Anda tak mau orang lain tahu kelemahan atau ketakutan Anda, sehingga Anda menutupinya dan mengalihkan pada hal lain seperti belanja keperluan bayi atau bekerja. Disarankan agar tidak memendam ketakutan. Kemukakan hal tersebut pada pasangan atau teman-teman yang pernah mengalaminya. Mereka akan memberi masukan atau petunjuk apa yang seharusnya dilakukan, sehingga Anda siap jika saatnya tiba.

Pahami proses persalinan

Jika Anda tahu proses persalinan yang akan dilalui, maka kondisi mental Anda juga akan siap menjelang persalinan. Dengan membaca buku tentang persalinan atau konsultasi, Anda setidaknya tahu dan mengerti proses yang terjadi dan langkah yang dilakukan oleh paramedis saat membantu Anda melahirkan. Jika belum mengetahui mengenai proses persalinan, berikut artikel mengenai hal tersebut:


Ikut kelas antenatal

Selain mencari informasi, ikutilah kelas untuk ibu hamil. Disana Anda dilatih tentang cara bernapas dan cara menenangkan diri ketika proses persalinan. Jika Anda merasa takut dengan rasa sakit yang nantinya akan Anda alami, sampaikan hal itu pada dokter. Atas berbagai pertimbangan dan informasi yang baik, dokter akan mempertimbangkan untuk memberikan obat penghilang rasa nyeri.

Ikut kelas senam hamil

Senam hamil bermanfaat untuk memberi kekuatan dan kelenturan tubuh serta melatih pernapasan. Selain itu, dapat memperbaiki tubuh dan pikiran, melancarkan peredaran darah, membuat jadi lebih relaks dan fleksibel. Dengan demikian, selain betuk tubuh menjadi lebih baik, badan juga menjadi lebih bugar. Yang lebih penting lagi, senam hamil diharapkan dapat membuat proses persalinan menjadi lebih lancar. Di situs kami terdapat beberapa contoh video senam hamil yang mungkin berguna bagi anda, namun sebelum mencobanya sebaiknya konsultasikan dulu mengenai kehamilan anda.

Bayangkan bayi mungil Anda

Proses persalinan merupakan perjuangan seorang ibu antara hidup dan mati. Berjam-jam bahkan belasan jam ibu merasakan sakit. Proses itu memang harus dilalui. Yang penting adalah bayi lahir dengan selamat dan sehat. Nah, bayangkan wajah mungilnya jika ia sudah keluar nanti. Jika bayi Anda bisa bicara, pasti ia akan mengucapkan terima kasih karena Anda melahirkannya dengan penuh kesabaran.





Rabu, 20 Januari 2016

Tips mengejan yang benar saat melahirkan





Bagaimana cara mengejan yang baik saat melahirkan? Ini adalah pertanyaan yang hampir selalu diungkapkan oleh klien saya di kelas hypnobirthing terutama mereka yang baru pertama kali hamil atau belum mempunyai pengalaman sama sekali tentang melahirkan pervaginam. Bahkan ada beberapa ibu yang notabenenya sudah berkali-kali melahirkna-pun masih kebingungan dengan cara mengejan yang baik karena mereka merasa selalu salah saat mengejan di persalinan yang lalu.
Nah lalu apakah ketika melahirkan si ibu harus mengejan dengan sekuat tenaga? Jawabannya adalah Tidak. Karena bahkan beberapa klien saya ada yang melahirkan tanpa mengejan padahal bayinya lumayan besar yaitu 4 kg. Wow, bagaimana rahasianya? Nah di artiikel ini saya akan mencoba share tentang cara mengejan yang baik saat melahirkan.
Mengejan adalah tahap akhir dalam persalinan sebelum Anda bertemu bayi Anda. Ini mungkin adalah Periode persalinan yang paling menyakitkan atau sumber terbesar dari ketakutan dan kekhawatiran seorang wanita karena seringkali mereka merasakan tidak apa yang harus dilakukan saat itu. Sulit untuk menggambarkan sensasi dan usaha yang terkait dengan mendorong janin atau mengejan dalam proses persalinan tetapi ada banyak teknikyang dapat dicoba kelahiran bayi Anda. Bidan, dokter dan pendamping akan memberikan bimbingan kepada Anda selama mengejan bila diperlukan.

Langkah 1
Tunggu sampai dokter atau bidan menegaskan bahwa pembukaan serviks Anda benar-benar sudah sempurna. Ini berarti serviks telah membuka sekitar 10 centimeter. Memang terkadang Anda akan merasakan sensasi seperti ingin mengejan atau seperti hendak Buang Air Besar padahal pembukaan serviks belum sempurna. Nah jika Anda mengalami hal ini, usahakan untuk tidak meng-hejankan atau menuruti sensasi itu dengan berusaha untuk tetap tenang, rileks dan berusaha menarik nafas panjang dan dalam. Karena apabila Anda mengejan sebelum pembukaan serviks sempurna yang terjadi justru akan ada pembengkakan di serviks Anda dan itu justru dapat menyulitkan dan menghalangi proses persalinan Anda nanti

Langkah 2
Carilah posisi yang paling nyaman untuk tubuh Anda. Berbagai posisi dianggap lebih efektif daripada yang lain, seperti jongkok, duduk bukannya terbaring di tempat tidur. Posisi yang dapat Anda lakukan sangatlah beragam, tergantung pada penggunaan epidural atau fasilitas persalinan.

Langkah 3
Memanfaatkan kontraksi Anda ketika Anda mengejan. karena ini lebih efektif untuk mengejan selama kontraksi bukannya mengejan secara terus-menerus. Kontraksi dapat terjadi setiap lima menit bahkan tujuh menit untuk beberapa ibu dan dengan durasi antara 45 dan 90 detik. Sehingga ketika tidak ada kontraksi Anda justru bisa istirahat bahkan tertidur untuk sejenak, atau minum untuk memulihkan dan menyusun kembali energi Anda.

Langkah 4
Dorong seperti jika Anda buang air besar, Ketika usaha ini diberikan, bayi dapat ditekan jalan lahir dan keluar vagina.

Langkah 5
Bersantai di akhir kontraksi, duduk atau berbaring. Bahkan Anda juga bisa mengubah posisi Anda ketika kontraksi berakgir. Ini sangat penting untuk membantu mengoptimalkan posisi janin. Dan akan sangat membantu jika Anda memilih untuk mengambil posisi yang vertikal atau tegak karena gaya gravitasi bumi akan membantu janin lebih turun lagi ke jalan lahir. Memang akan terasa sangat susah bahkan terasa berat ketika Anda harus mengubah posisi misalnya dari posisi setengah duduk ke posisi jongkok ketika Anda berada atau bersalin di atas tempat tidur. Namun hal ini tidak berlaku bagi Anda yang emmilih untuk melahirkan di dalam air atau waterbirth karena dengan waterbirth Anda bisa bebas untuk mobilisasi dan merubah posisi selama persalina dan ini sangat membantu memperlancar proses persalinan Anda.
Langkah 6
Jika memungkinkan, mintalah bidan atau dokter Anda untuk meletakkan cermin di dekat lubang vagina saat bayi mulai crowning, atau kepala terlihat di vagina. Hal ini dapat membantu beberapa ibu berkonsentrasi untuk mengejan di daerah ini. Bahkan ini dapat membantu sang ibu untuk lebih semangat lagi ketika mengejan. Sesuai pengalaman saya di lapangan saya selalu menganjurkan ibu untuk memegang kepala bayinya ketika kepala bayi sudah terlihat di vagina, hal ini ditujukan untuk meningkatkan dan merangsang hormon oksitosin yang ada didalam tubuh ibu sehingga kontraksi akan semkin seringd an si ibu pun merasa lebih semangat dan lebih “tersambung” dengan tubuhnya.

Langkah 7
Lanjutkan untuk mengejan di setiap kontraksi sampai bayi dilahirkan. Dokter mungkin akan menyarankan dan memberi aba-aba kapan Anda harus mengejan jika Anda menggunakan epidural.


Senin, 18 Januari 2016

Tanda-tanda kehamilan muda


Kehamilan merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu oleh pasangan yang telah berumah tangga. Setiap pasangan selalu mengidamkan mendapatkan momongan. Tanpa hadirnya si kecil, rumah tangga akan terasa kurang. Meski kedatangannya ditunggu-tunggu, namun tidak jarang wanita tidak tahu mengenai tanda tanda akan hamil. Padahal dengan mengetahui tandanya, anda memiliki berbagai persiapan untuk menyambut si kecil. Wanita hamil membutuhkan perhatian lebih khusus, agar janin di dalam kandungannya dapat tumbuh kembang dengan baik. Oleh karena itu mengenali tanda tanda seorang wanita hamil mutlak diperlukan. Lalu apa saja tanda wanita hamil? Ada beberapa tanda fisik dan non fisik. Tanda fisik kehamilan merupakan tanda yang terlihat, sedangkan tanda non fisik merupakan tanda yang anda rasakan ketika menjelang kehamilan.



Tanda tanda akan Hamil Fisik dan Non Fisik

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, tanda tanda akan hamil secara fisik dapat dilihat oleh orang lain. Secara umum, tanda seseorang hamil yaitu adanya perubahan pada tubuh. Perubahan yang paling mencolok terlihat pada bagian perut. Perubahan pada perut terlihat ketika usia kandungan di atas 3 bulan, namun pada minggu minggu awal, tanda tanda ini tidak terlihat sama sekali. Pada minggu awal kehamilan, tanda yang paling mencolok yaitu telatnya datang bulan. Datang bulan yang telat merupakan tanda umum kehamilan, namun anda harus memastikannya dengan alat tes kehamilan yang banyak dijual di apotek. Biasanya 8 atau 10 hari menjelang datang bulan timbul flek. Flek ini seringkali disalahartikan sebagai menstruasi. Padahal munculnya flek merupakan salah satu tanda seseorang sedang hamil. Hal ini untuk meyakinkan pada anda jika anda hamil, bukan terkena penyakit atau gangguan pada tubuh. Dalam masa kehamilan, intensitas kencing anda akan meningkat dalam sehari. Hal ini dikarenakan kerja ginjal yang lebih cepat.

Sebelum perut anda membesar, ternyata terdapat perubahan pada bagian tubuh anda yang lainnya seperti lengan, paha, dan pantat. Bagian bagian tubuh tersebut akan megnalami pembengkakan ketika minggu minggu awal masa kehamilan anda. Oleh karena itu anda jangan sampai kaget dengan perubahan tubuh yang anda alami ketika masa kehamilan berlangsung. Tanda tanda akan hamil juga terlihat ketika anda baru bangun tidur. Pada awal kehamilan, stiap wanita akan merasakan mual. Mual ini sangat kentara ketika baru bangun pagi, dan seiring waktu akan hilang dengan sendirinya. Rasa mual ini disebabkan oleh peningkatan hormon Human Choironic Gonadhotropin (HCG). Efek dari peningkatan ini adalah rasa pedih di dalam lambung anda, sehingga menyebabkan rasa mual. Ketika anda merasa mual, anda tidak perlu harus mengonsumsi obat maag atau sejenisnya. Karena hal tersebut merupakan tanda tanda yang lumrah ditemukan pada wanita hamil.

Lalu bagaimana dengan tanda tanda akan hamil non fisik? Tanda non fisik yang pertama adalah ngidam. Ngidam memang benar merupakan tanda wanita hamil. Tiba tiba adna menginginkan makan sesuatu yang tidak pernah anda makan, atau makan makanan yang kurang anda sukai sebelumnya. Anda juga lebih sensitif terhadap bau di sekitar anda, teutama bau makanan. Berdasarkan penelitian, sensitifnya penciuman wanita hamil mencegah ia mengonsumsi makanan yang membahayakan janin. Penciuman yang sensitif membuat wanita hamil terhindar dari makanan yang kurang baik. Tanda tanda ini umumnya muncul pada wanita hamil, dimulai sejak minggu pertama masa kehamilan hingga beberapa bulan kedepan.

SENAM HAMIL UNTUK MELANCARKAN PERSALINAN

Pemanasan sebelum melakukan senam hamil


Dengan melakukan senam hamil secara teratur, stamina ibu hamil akan terjaga sehingga tubuh lebih siap menjalani proses persalinan.

Kehamilan yang sering membuat tubuh cepat lelah membuat Anda ingidhin terus berbaring santai saja di sofa. Namun tidak bergerak aktif di masa hamil justru dapat membuat tubuh menjadi tidak bugar dan mempersulit proses persalinan. Olahraga yang dilakukan secara teratur dapat meningkatkan kekuatan otot tubuh untuk menghadapi persalinan.
   

Meningkatkan Stamina dengan Senam Hamil
Salah satu olahraga yang relatif aman dilakukan dan dapat dilakukan sebagian besar ibu hamil adalah senam hamil. Senam hamil meliputi latihan-latihan untuk meningkatkan fleksibilitas, kekuatan, dan menjaga sistem kardiovaskular. Olahraga ini aman dilakukan di berbagai usia kehamilan.

Jika sebelumnya Anda telah terbiasa melakukan senam aerobik, maka Anda perlu melakukan modifikasi untuk menghindari terlalu banyak lompatan, dan tendangan, serta gerakan lain yang berisiko membahayakan. Namun jika Anda baru akan mulai melakukan senam, sebaiknya pilih senam khusus untuk ibu hamil.

Senam aerobik dengan ritme lambat (low impact) yang tidak melibatkan gerakan menendang dan melompat tepat untuk meningkatkan stamina wanita hamil. Ketiadaan dua jenis gerakan ini dapat melindungi sendi dan panggul bawah Anda dari tekanan. Terlalu sering menendang, berlari, dan melompat selama masa hamil justru berisiko melemahkan otot panggul bawah.

Begitu banyak manfaat melakukan senam hamil secara teratur, antara lain:

Meredakan nyeri dan sakit yang dirasakan di masa kehamilan.
Mengencangkan otot.
Memperkuat jantung dan paru.
Membuat tidur lebih nyenyak.
Membantu menghindari pertambahan berat badan berlebihan.
Meringankan nyeri akibat pertambahan beban pada tulang belakang.
Memperkuat sendi.
Secara psikologis, senam hamil membuat Anda berpikir lebih positif karena merasa lebih siap menghadapi persalinan. Selain itu, setelah bayi lahir, senam hamil juga membantu Anda segera dapat kembali ke bentuk badan dan stamina semula.

Bergabung dengan Kelas Senam Hamil
Untuk mendapatkan hasil maksimal, Anda dapat bergabung dengan kelas senam hamil yang banyak dibuka di rumah sakit ibu dan anak. Umumnya instruktur senam hamil adalah bidan yang memang berpengalaman menangani proses persalinan.

Gerakan dan latihan pernapasan diutamakan untuk mempersiapkan tubuh Anda menjalani persalinan dengan lebih siap. Dengan bergabung dalam kelas senam hamil, gerakan-gerakan yang dilakukan akan relatif lebih aman karena berada di bawah arahan instruktur berpengalaman.

Selain lebih terpercaya, melakukan senam hamil bersama ibu hamil lain dapat membuat Anda merasa lebih nyaman karena merasa tidak sendiri dan dapat bertukar pikiran. Selain senam hamil yang biasa ditawarkan di rumah-rumah sakit ibu dan anak, gerak tubuh sebelum persalinan dapat dilakukan juga dengan pilates dan yoga khusus untuk ibu hamil.

Senam Hamil Sendiri di Rumah
Idealnya, senam hamil dilakukan 2-4 kali sepekan selama kurang lebih 30 menit. Namun Anda dapat juga melakukan senam hamil di rumah dengan panduan video atau buku yang terpercaya. Berikut ini beberapa gerakan sederhana yang dapat Anda lakukan:

Push-up dinding

Gerakan ini bermanfaat memperkuat otot dada dan otot trisep pada bagian belakang lengan atas. Tahap-tahap gerakan:

– Berdiri menghadap tembok dengan kedua tangan lurus bersandar pada dinding. Dari samping, tubuh terlihat mencondong ke depan, seperti sedang mendorong dinding. Buka kaki sejajar bahu.

– Tekuk siku perlahan-lahan dan dekatkan dada hingga dagu mendekat ke dinding. Jaga agar punggung Anda tetap lurus.

– Kembali ke posisi semula.

– Ulangi hingga 15 kali.

Berjongkok

Melakukan aktivitas senam dengan berjongkok di masa kehamilan dapat membantu membuka jalan lahir bagi bayi. Anda dapat mencoba melakukan gerakan jongkok dengan bola senam. Tahap-tahap gerakan:

– Berdiri tegak membelakangi dinding dengan bola senam yang dihimpit di antara punggung dan dinding. Buka kaki sedikit.

– Turunkan badan Anda dengan kaki membentuk sudut 90 derajat.

– Kembali ke posisi semula. Ulangi 10 kali.

Senam lantai

Senam lantai dapat membantu memperkuat punggung dan otot perut. Tahap-tahap gerakan:

– Ambil posisi menyerupai kursi sambil berlutut membentuk 90 derajat dan kedua tangan lurus menyangga di depan. Pastikan tangan berada di bawah bahu.

– Angkat dan luruskan satu kaki sejajar dengan punggung. Tahan beberapa saat.

– Ganti dengan kaki sebelah.

– Ulangi 10 kali untuk kaki kiri dan 10 kali untuk kaki kanan.

Menaiki bangku pendek

Untuk memperkuat otot kaki, Anda dapat melakukan senam dengan bantuan bangku pendek. Tahap-tahap gerakan:

– Berdiri dan letakkan bangku pendek dengan tinggi tidak lebih dari 20 cm dan cukup lebar di depan Anda.

– Angkat kaki kiri lalu kaki kanan ke atas bangku. Setelah itu turunkan kaki kiri dan kemudian kaki kanan.

– Lakukan pergantian tanpa buru-buru dan penuh hati-hati.

Ulangi 15-25 kali sambil menjaga agar punggung tetap lurus saat melakukan gerakan.

Senam hamil perlu dilakukan lebih berhati-hati dengan memperhatikan hal-hal berikut:

Lakukan pemanasan sebelum melakukan senam hamil dan pendinginan setelahnya.
Kencangkan otot perut saat mengangkat lutut untuk menghindari cedera pada punggung bawah dan sendi panggul.
Hindari gerakan memutar dan membalik badan secara cepat. Lebih sulit untuk menjaga keseimbangan tubuh di masa kehamilan.
Kenali kemampuan Anda dan jangan memaksakan diri. Ambil waktu istirahat jika Anda merasa kelelahan.
Jaga agar suhu ruangan tidak panas. Gunakan pakaian yang tidak terlalu tebal dan menyerap keringat.
Cegah dehidrasi dengan mengonsumsi cukup air sebelum, selama, dan setelah melakukan senam hamil.
Pastikan instruktur atau panduan yang Anda jadikan acuan dapat dipercaya.
Jika sudah lama tidak berolahraga, Anda dapat memulai dengan melakukan gerakan senam 5 menit sehari, kemudian meningkat menjadi 10 menit, dan terus meningkat hingga setidaknya 30 menit per hari.


Pada dasarnya, manfaat utama senam hamil adalah agar tubuh lebih sehat dan merasa lebih santai. Penting untuk menjaga perasaan tetap tenang saat melakukan olah tubuh

Kamis, 14 Januari 2016

PRENATAL YOGA di LINEAGE | 0822.3336.1424 | 56DB7BC9

Prenatal yoga di Lineage rutin diadakan setiap sabtu, pk. 14.30
Manfaatnya sangat banyak untuk ibu hamil. Oleh karena ibu hamil lebih sensitif dan beban tulang punggung untuk menyangga berat badannya meningkat, sehingga menimbulkan ketegangan di otot-otot tulang punggung dan kaki bahkan bisa mengenai otot panggul.
Manfaat prenatal yoga ini untuk menguatkan otot punggung, otot paha, otot prut dan melenturkan panggul



Regards

HYPNOBIRTHINGSURABAYA
0822.3336.1424

Kamis, 03 Desember 2015

Persiapan Berlatih Prenatal Yoga





Berlatih yoga bagus untuk ibu hamil. Tetapi sebelum berlatih yoga, anda harus melakukan persiapan terlebih dahulu.
Tips persiapan berlatih yoga :
1. Kenakan pakaian yang pas ( tidak terlalu longgar dan tidak terlalu ketat, yang akan mengganggu nafas dan gerakan )
2.Pakai Bra khusus untuk ibu hamil
3. Menggunakan matras yoga
4.Menggunakan alat bantu
5. Berlatih di ruangan yan nyaman
6. Kosongkan perut sbelum berlatih
7. Minum air sebanyak mungkin


Selamat berlatih



#pelatihanprenatalyogadisurabaya
#prenatalyogadisurabaya
#yogaibuhamil
#kelasyogauntukibuhamildisurabaya


Regards


0822.3336.1424

Prenatal yoga, yoga untuk ibu hamil

Bridge pose


Kehamilan merupakan event sakral yang menjadi transisi bagi kehadiran kehidupan baru di muka bumi ini. Seperti halnya proses-proses transisi lainnya, kehamilan - yang melibatkan banyak perubahan fisik, mental, dan spiritual - juga dapat memunculkan berbagai macam ketidaknyamanan saat menjalaninya. 
Diperlukan keluwesan dari seorang calon ibu agar dapat menyesuaikan diri dengan semua perubahan  tersebut, juga kesiapan mentalnya agar tetap tenang di saat melahirkan, dan di saat membesarkan anak setelahnya.

Kapan saat yang tepat berlatih prenatal yoga?

Prenatal yoga bisa dilakukan di trimester pertama kehamilan jika kondisi kehamilan memungkinkan atau kalau sudah terbiasa berlatih yoga. Ibu hamil dianjurkan mulai berlatih yoga pada trimester kedua (setelah kehamilan memasuki usia lebih dari 14 minggu) atau setidaknya setelah berkonsultasi dengan dokter. 
Berlatih yoga dilakukan rutin sampai menjelang hari H kelahiran Sang Bayi. Dengan catatan, kondisi kehamilan tidak bermasalah.

Dimana tempat yang paling tepat berlatih prenatal yoga ?

Prenatal yoga bisa dilakukan di studio yoga rumah sakit atau klinik yang memliki kelas prenantal yoga. Pastikan tempat yang kamu pilih memiliki alat penunjang untuk melakukan prenatal yoga dan juga instruktur yang terpercaya. Dan yang harus diingat adalah selama mengikuti kelas prenatal yoga, bumil harus mengikuti panduan instruktur.

Apa saja yang perlu diperhatikan saat berlatih prenatal yoga?

Berlatih prenatal yoga tidak bertujuan menguras keringat. Berikut ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan prenatal yoga :
1. Atur nafas secara perlahan.
2. Lakukan setiap gerakan dengan perlahan dan lembut. Gunakan alat-alat bantu, seperti bantal, guling, selimut dan balok dan tali untuk yoga.
3. Perhatikan dan dengarkan sinyal tubuhmu. Jangan terlalu memaksa jika memang sudah lelah.
4. Bangun komunikasi dan rasakan koneksi yang antara kamu dan bayimu.
5. Lakukan relaksasi dan meditasi.

Apa saja yang perlu dihindari saat berlatih prenatal yoga?

Yang harus diutamakan ketika berolahraga saat hamil adalah kondisi kesahatan kehamilan anda. Karena itu, sebaiknya selalu instruksi yang diberikan oleh instruktur selama kelas berlangsung. 

Berikut ini adalah hal-hal yang sebaiknya dihindari selama melakukan prenatal yoga.
1. Hindari pose-pose yang membuat anda tidak nyaman.
2. Hindari gerakan-gerakan yang menekan perut.
3. Hindari melakukan pose terbalik (headstand), kepala di bawah.
4. Hindari menahan nafas karena akan menghentikan asupan oksigen ke janin anda.

Dengan rutin melakukan prenatal yoga selama kehamilan, anda bisa membantu menekan rasa stres yang timbul akibat kehamilan, membantu menekan rasa sakit, dan pastinya merasakan sederet
manfaat lainnya. 

Selamat mencoba.

#pelatihanprenatalyogadisurabaya
#kelasyogaibuhamildisurabaya
#yogaibuhamildisurabaya
#yogauntukibuhamil
#instrukturyogaibuhamil


Regards

0822.3336.1424